Perusahaan Tambang Emas Di Indonesia
Perusahaan Tambang Emas Di Indonesia

9 Perusahaan Tambang Emas Di Indonesia

Posted on

Berapa banyak perusahaan tambang di Indonesia?

Hingga data terakhir September 2020, total ada 47 perusahaan pertambangan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia, antara lain batu bara, mineral dan logam, minyak mentah dan gas bumi, serta perusahaan pertambangan. Menurut data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia, saat ini terdapat 5.663 izin perusahaan pertambangan aktif, termasuk IUP dan IUP OPK. Berikut ini adalah Perusahaan-perusahaan Tambang Emas terbesar Di Indonesia:

1. PT Freeport Indonesia (PTFI)

Bagi yang ingin tahu penambangan apa yang dilakukan PT Freeport dan di mana lokasinya? Maka jawabannya adalah PT Freeport merupakan salah satu perusahaan pertambangan terkemuka di dunia PT Freeport Indonesia mengeksplorasi, menambang dan mengolah bijih tembaga, emas dan perak di dataran tinggi Kabupaten Mimika, Provinsi Papua, Indonesia.

PT Freeport memproduksi 240 ton emas setiap hari dan memproduksi konsentrat 6.065 ton per hari. Jenis konsentrat ini adalah pasir yang diolah dari batuan tambang (bijih), yang mengandung tembaga, emas dan perak.

Dalam data Freeport, setiap ton konsentrat mengandung 26,5% tembaga, sehingga setiap ton konsentrat mengandung 39,34 gram emas. Kemudian ada 70,37 gram perak per ton konsentrat. Namun, emas ini merupakan konsentrat, atau pasir dari batu tambang.

PT. Freeport Indonesia (PTFI) akan segera memulai pembangunan smelter di Gresik. Pembangunan fisik smelter tersebut membutuhkan dana US$ 600 juta. Sementara itu, total biaya pembangunan smelter tersebut mencapai US$3 miliar.

Data Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Indonesia menyebutkan Perizinan Minerba PT Freeport sebagai berikut:

Nama Provinsi: PAPUA
Nama Kabupaten MIMIKA, PANIAI
Jenis Izin: IUPK
Jenis Badan Usaha PT
Nama Perusahaan Tambang FREEPORT INDONESIA
Nomor SK 2053 K/30/MEM/2018
Tanggal Berlaku SK Desember 21, 2018
Tanggal Berakhir SK Desember 29, 2031
Tahapan Kegiatan WIL. PENUNJANG
Luas Wilayah (Ha) 116.783,75
Lokasi Tambang Emas COW B. KAB.MIMIKA DAN KAB. PANIAI

2. PT Agincourt Resources (Martabe)

Perusahaan Tambang emas tersebut berlokasi di Sumatera Utara dan merupakan bagian dari PT United Tractors Tbk (UNTR). UNTR memiliki 95% saham perusahaan tambang PT Agincourt Resources, yang mengelola tambang emas Martabe.

Hasil Tambang Emas Martabe berkisar antara 300.000 hingga 350.000 ons per tahun. Direktur Keuangan United Tractors Iwan Hadiantoro mengatakan produksi perusahaan tambang emas tersebut mengalami stagnasi selama dua tahun berturut-turut, sehingga perseroan memperkirakan produksi tahun depan tidak akan berubah.

Data Kementrian ESDM menyebutkan Perizinan Minerba Perusahaan tambang emas PT Agincourt sebagai berikut:

Nama Provinsi SUMATERA UTARA
Nama Kabupaten TAPANULI UTARA, TENGAH, SELATAN, MANDAILING NATAL
Jenis Izin KK
Jenis Badan Usaha PT
Nama Perusahaan Tambang AGINCOURT RESOURCES
Nomor SK 252.K/30/DJB/2018
Tanggal Berlaku SK Mei 24, 2013
Tanggal Berakhir SK April 24, 2042
Tahapan Kegiatan OPERASI PRODUKSI
Luas Wilayah (Ha) 130.252,00
Komoditas EMAS DMP
Lokasi Tambang Emas KAB. TAPANULI TENGAH, UTARA, SELATAN, MANDAILING NATAL DAN KOTA PADANG SIDEMPUAN

3. Amman Mineral

Perusahaan tambang Amman Mineral yang dulu bernama Newmont, tambang emas greenstone di Nusa Tenggara Barat ini dapat menghasilkan 100 kilogram emas dan 197 juta pon tembaga setiap tahun.

Menurut laporan PT Medco Energi Internasional Tbk, induk perusahaan tambang Amman Mineral Nusa Tenggara, pada akhir 2020 atau awal 2021, produksi tahap ketujuh bisa meningkat menjadi 4,47 miliar pon tembaga dan 4,12 juta ounces emas.

Pendiri dan pemilik PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) Arifin Panigoro menyatakan PT Amman Mineral Nusa Tenggara akan tercatat di BEI tahun ini.

Data Kementrian ESDM menyebutkan Perizinan Minerba perusahaan tambang PT Amman Mineral sebagai berikut:

Nama Provinsi NUSA TENGGARA BARAT
Nama Kabupaten SUMBAWA, SUMBAWA BARAT
Nama Perusahaan Tambang AMMAN MINERAL NUSA TENGGARA
Jenis Badan Usaha PT
Nomor SK 414.K/30/MEM/2017
Tanggal Berlaku SK 2/10/2017 12:00 AM
Tanggal Berakhir SK 2/28/2030 12:00 AM
Tahapan Kegiatan OPERASI PRODUKSI
Jenis Izin IUPK
Luas Wilayah (Ha) 25.000,00
Komoditas TEMBAGA DMP
Lokasi Tambang Emas BATU HIJAU, SUMBAWA BARAT, NUSA TENGGARA BARAT

4. PT Sumbawa Timur Mining (STM)

Harta karun emas-tembaga Onto baru-baru ini ditemukan di Kecamatan Hu’u Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat. Penemuan ini didasarkan pada eksplorasi yang dilakukan di area Kontrak Karya (KK) proyek Hu’u sejak 2010.

Cadangan Ke Sumber Daya Mineral pertama kali ditemukan pada Agustus 2013, dan sejak itu telah dilakukan oleh perusahaan sebanyak 64 lubang bor (setara dengan 61.000 meter) untuk menentukan skala, ruang lingkup, dan karakteristik sumber daya mineral.

Menurut perkiraan sumber daya mineral STM per Desember 2019, total sumber daya mineral terindikasi adalah 760 juta ton @ 0,93% tembaga dan 0,56 g/ton emas, dan total sumber daya mineral tereka adalah 960 juta ton @ 0,87% tembaga dan 0,44 g/ton Berton-ton emas.

Angka ini setara dengan total 1,7 miliar ton @ 0,89% tembaga dan 0,49 g/ton emas. Selain sumber daya mineral tersebut di atas, target eksplorasi di sekitar kawasan juga telah ditetapkan sebesar 0,6-1,7 juta ton @0,20,7% tembaga dan 0,1-0,3 g/ton emas.

Presiden STM Bede Evans mengatakan bahwa penemuan potensi sumber daya Onto menggambarkan nilai dan peluang proyek Hu’u. Saat ini, proyek Huwu dalam tahap eksplorasi, dan kami berharap dapat melanjutkan proyek tambang emas dan tembaga tersebut untuk membangun bisnis pertambangan kelas dunia di Indonesia.

Data Kementrian ESDM menyebutkan perizinan Minerba perusaahan tambang milik PT STM sebagai berikut:

Nama Provinsi NUSA TENGGARA BARAT
Nama Kabupaten BIMA, DOMPU
Jenis Izin KK
Jenis Badan Usaha PT
Nama Perusahaan Tambang SUMBAWA TIMUR MINING
Nomor SK 194.K/MB.04/DJB/2021
Tanggal Berlaku SK Januari 16, 2018
Tanggal Berakhir SK Juni 27, 2022
Tahapan Kegiatan EKSPLORASI
Luas Wilayah (Ha) 19.260,00
Komoditas EMAS DMP
Lokasi Tambang Emas DOMPU DAN BIMA

5. PT Bumi Resources Minerals (BRMS)

Anak usaha Grup Bakrie berencana memproduksi emas di tambang Poboya di Palu, Sulawesi. Tepatnya, dikembangkan oleh perusahaan tambang PT Bumi Resources Minerals (BRMS), dan 36% sahamnya dipegang oleh PT Bumi Resources (BUMI).

PT Bumi Resources Mineral memiliki dua perusahaan tambang yang mengelola komoditi emas adalah PT Citra Palu Minerals dan PT Gorontalo Minerals.

Cadangan bijih proyek tambang emas tersebut sekitar 3,9 juta ton, dan total sumber daya bijih sekitar 7,9 juta ton.
Sebagai informasi terkait, menurut perhitungan BRMS, dimungkinkan untuk menghasilkan 4,3 gram emas murni untuk setiap ton bijih yang ditambang. Produksi pada tahun pertama diperkirakan 100.000 ton bijih. Produksi bijih diharapkan meningkat menjadi 180.000 ton pada tahun kedua.

Jika kegiatan penambangan emas berjalan dengan baik, produksi emas tambang Palu dapat meningkat menjadi 600.000 ton dalam beberapa tahun ke depan. Izin konstruksi dan produksi perusahaan tambang emas tersebut berlaku hingga tahun 2050.

Data Kementrian ESDM menyebutkan perizinan Minerba perusahaan tambang PT Citra Palu Mineral dan PT Gorontalo Mineral sebagai berikut:

Nama Provinsi SULAWESI TENGAH, SULAWESI SELATAN
Nama Kabupaten PARIGIMOUTONG, TOLI-TOLI, DONGGALA, KOTA PALU,SIGI
Jenis Izin KK
Jenis Badan Usaha PT
Nama Perusahaan Tambang CITRA PALU MINERAL
Nomor SK 422.K/30/DJB/2017
Tanggal Berlaku SK November 14, 2017
Tanggal Berakhir SK Desember 31, 2050
Tahapan Kegiatan OPERASI PRODUKSI
Luas Wilayah (Ha) 85.180,00
Komoditas EMAS
Lokasi Tambang Emas LUWU UTARA, DONGGALA, PARIGI MOUTONG, TOLI-TOLI&KOTA PALU

Nama Provinsi GORONTALO
Nama Kabupaten BONEBOLANGO
Jenis Izin KK
Jenis Badan Usaha PT
Nama Perusahaan Tambang GORONTALO MINERALS
Nomor SK 139.K/30/DJB/2019
Tanggal Berlaku SK Februari 27, 2019
Tanggal Berakhir SK Desember 31, 2052
Tahapan Kegiatan OPERASI PRODUKSI
Luas Wilayah (Ha) 24.995,00
Komoditas EMAS DMP
Lokasi Tambang Emas KAB. BONE BOLANGO

6. PT Bumi Suksesindo

Tambang Emas Tujuh Bukit atau Tumpang Pintu yang biasa dikenal dengan Banyuwangi merupakan perusahaan tambang emas terbesar kedua di Indonesia. Konon perusahaan tambang yang dikelola PT Bumi Suksesindo ini juga tercatat sebagai perusahaan tambang terbesar di dunia. Sejak dibuka pada 2016, perusahaan tambang emas ini diperkirakan memiliki cadangan emas 28 juta ons.

Data Kementrian ESDM menyebutkan perizinan Minerba tambang emas PT Bumi Suksesindo sebagai berikut:

Nama Provinsi JAWA TIMUR
Nama Kabupaten BANYUWANGI
Jenis Izin IUP
Jenis Badan Usaha PT
Nama Perusahaan Tambang BUMI SUKSESINDO
Nomor SK 188/547/KEP/429.011/2012
Tanggal Berlaku SK Juli 9, 2012
Tanggal Berakhir SK Januari 25, 2030
Tahapan Kegiatan OPERASI PRODUKSI
Luas Wilayah (Ha) 4.998,00
Komoditas EMAS
Lokasi Tambang Emas DESA SUMBERAGUNG, KEC. PESANGGARAN, KAB BANYUWANGI

7. PT Aneka Tambang (Antam)

PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mengekstrak emas dari tambang di Pongkor, Jawa Barat. Namun, perusahaan tambang emas itu sendiri akan berakhir pada 2021. Arie Prabowo Arietedjo, Presiden Direktur dan Direktur Antam, mengatakan meski hampir habis, timnya masih bekerja keras untuk mengeksplorasi tambang emas Pongkor.

Tambang Emas Pongkor telah beroperasi sejak tahun 1994. Per Desember 2018, Aneka Tambang memiliki cadangan emas 19 ton dan sumber daya emas 42 ton. Tahun ini, target mereka adalah menghasilkan 2 ton emas.

8. PT Renuka Coalindo

PT Renuka Coalindo Tbk (SQMI) dulu bekerja di industri batu bara, tetapi sekarang juga menambang emas. Perusahaan tambang ini resmi diambil alih oleh Wilton Resources Holdings Pte Ltd. Ltd (WRH), saat ini memiliki 96,95% saham perusahaan tambang emas tersebut.

PT Renuka Coalindo Tbk (SQMI) mulai memproduksi emas dalam bentuk bijih pada Juni 2019. Target produksi emas perseroan diperkirakan mencapai 185.000 troy ounces per tahun dan meningkatkan kinerja keuangannya. Perusahaan tambang tersebut berlokasi di Jawa Barat dan memiliki total cadangan emas sebanyak 26 ton.

Data Kementrian ESDM menyebutkan perizinan Minerba salah satu tambang emas milik PT Ranuka sebagai berikut:

Nama Provinsi JAWA BARAT
Nama Kabupaten SUKABUMI
Jenis Izin IUP
Jenis Badan Usaha PT
Nama Perusahaan Tambang WILTON WAHANA INDONESIA
Nomor SK 503.8/7797-BPPT/2011
Tanggal Berlaku SK Oktober 5, 2011
Tanggal Berakhir SK September 7, 2030
Tahapan Kegiatan OPERASI PRODUKSI
Luas Wilayah (Ha) 2.878,50
Komoditas EMAS DMP
Lokasi Tambang Emas KEC SIMPENAN

9. PT Merdeka Cooper Gold Tbk (MDKA)

PT Merdeka Cooper Gold Tbk (MDKA) berencana meningkatkan produksi mineral perseroan, yakni emas, perak, dan tembaga. Sekretaris Perusahaan Emas Merdeka Cooper Adi Adriansyah Sjoekri mengatakan target produksi perusahaan tambang emas tahun ini 180.000 ons hingga 200.000 ons.

Produksi emas juga meningkat sebesar 167.506 ounces dari produksi tahun 2018. Hasil lapisan oksida Tambang Tujuh Bukit meningkat dari 4 juta ton menjadi 8 juta ton, mendukung peningkatan penambangan emas. Selain itu, Perusahaan Tambang Emas Pani yang selesai pada akhir 2018 juga akan mendongkrak produksi perseroan tahun ini.

Perusahaan Tambang Wetar Maluku Barat diharapkan menghasilkan 21.000 ton tembaga, lebih tinggi dari total produksi tahun lalu sebesar 17.071 ton. Peningkatan produksi tersebut dicapai melalui pengembangan Lerokis Pit yang diharapkan mulai berproduksi komersial tahun ini.

Data Kementrian ESDM pada salah satu perizinan minerba perusahaan tambang emas IUP PT Merdeka yaitu PT Gorontalo Sejahtera Mining sebagai berikut:

Nama Provinsi SULAWESI TENGAH, GORONTALO, SULAWESI UTARA
Nama Kabupaten BUOL,POHUWATU,GORONTALO,BOLANGMONGONDOW UTARA
Jenis Izin KK
Jenis Badan Usaha PT
Nama Perusahaan Tambang GORONTALO SEJAHTERA MINING
Nomor SK 457.K/30/DJB/2017
Tanggal Berlaku SK Desember 13, 2017
Tanggal Berakhir SK Desember 1, 2049
Tahapan Kegiatan OPERASI PRODUKSI
Luas Wilayah (Ha) 14.570,00
Komoditas EMAS
Lokasi Tambang Emas BUOLOHUWATO, GORONTALO